Menangkap Hewan Kharismatik
Feb 10, 2017

Menangkap Hewan Kharismatik

Taman Nasional Gunung Leuser merupakan rumah bagi harimau, orangutan, gajah dan badak. Untuk melindungi spesies sangat diperlukan pemahaman yang jelas tentang lokasi dan jumlah mereka. Namun meskipun sulit untuk dideteksi, USAID LESTARI bersama dengan tim Wildlife Conservation Society (WCS) telah berhasil untuk menangkap gambar hewan-hewan kharismatik seperti harimau dan orangutan Sumatera yang merupakan satwa kritis yang terancam punah dengan menggunakan kamera perangkap (Foto 1).

Photo 2 web IND

Saat ini LESTARI dalam proses melakukan kajian ilmiah mengenai berbagai spesies mamalia terancam di sisi timur Aceh Selatan Kabupaten. Mulai bulan Mei 2016, tiga tim survei yang terdiri dari personel dari WCS, Taman Nasional Gunung Leuser, Dinas Kehutanan Aceh dan masyarakat lokal telah memasang sekitar 100 kamera perangkap atau camera trap (Foto 2). Kamera-kamera ini dipasang di kawasan habitat penting di Leuser, yaitu dataran rendah, bukit, dan jenis-jenis hutan pegunungan. Sensor panas dan gerak dari kamera perangkap secara otomatis mendeteksi suhu tubuh hewan dan merekamnya melalui kamera. Hal ini memungkinkan mereka untuk mendeteksi berbagai spesies, termasuk beberapa spesies langka di Asia Tenggara seperti Kambing Hutan Sumatera, sejenis kambing hutan yang tinggal di dataran tinggi (Foto 1). Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan lokasi dan kepadatan populasi harimau Sumatera. Setiap harimau memiliki pola garis yang unik dan asimetris di kanan dan sisi-sisi kiri sehingga memudahkan pengidentifikasian satu individu dari yang lainnya, hal ini sangat membantu dalam proses pendataan populasi harimau sumatera.

Data yang dihasilkan akan dianalisis untuk menetapkan spesies dasar, hal ini memung- kinkan untuk diadakananya evaluasi kinerja intervensi proyek seperti patroli berbasis SMART. Di sini, LESTARI mendukung tujuh tim ranger patroli untuk mengurangi ancaman perburuan. Sejak berdirinya LESTARI, tim yang terdiri dari staf Taman Nasional Gunung Leuser, WCS, dan masyarakat setempat ini telah berhasil menghancurkan 21 perangkap. Hasil kamera penangkap akan digunakan untuk merumuskan strategi patroli ranger, sebagai bagian dari upaya yang dilakukan oleh proyek USAID LESTARI dalam memberikan sebuah perubahan yang berarti untuk pengelolaan kawasan lindung di Indonesia.

Comments

comments