Hasil Hutan untuk Sumber Pangan dan Pendapatan

Hutan lebih dari sekedar pepohonan

Ratusan jenis pohon dan tanaman lain tumbuh di hutan. Hutan juga menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis hewan, burung, dan serangga.

forest11

Bagi masyarakat yang tinggal di dekat hutan, hewan dan tumbuhan tersebut memiliki nilai yang tinggi. Sebagian untuk sumber makanan, sedangkan lainnya untuk dijual. Ada pula sumber daya hutan yang digunakan oleh masyarakat untuk membangun rumah dan membuat perabotan, seperti tikar dan keranjang. Produk ini disebut “produk hutan non-kayu”.

forest12

Apa saja produk hutan non-kayu?

Makanan yang dihasilkan hutan adalah buah-buahan (misalnya, nangka, durian, salak, duku, mangga, rambutan), kacang-kacangan (kacang tanah, tengkawang), sayuran (petai, rebung, jengkol, sagu), madu, dan rempah-rempah. Manusia juga menangkap hewan dan ikan. Beberapa tanaman hutan digunakan sebagai obat-obatan.

Produk hutan lainnya dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga atau dijual. Damar, kapur barus, bambu, rotan, karet, dan kayu gaharu adalah beberapa diantaranya.

Mengapa hasil hutan begitu penting bagi kehidupan manusia?

  • Makanan yang diperoleh dari hasil hutan sangat sehat, karena memiliki banyak nutrisi penting.
  • Seringkali manusia mengalami kesulitan untuk mendapatkan makanan atau uang, contohnya, jika banjir merusak tanaman mereka. Apabila terdapat hutan di sekitar tempat tinggal mereka, maka mereka akan memiliki banyak makanan alami dan tidak akan mengalami kelaparan.
  • Berkat produk hutan, warga yang tinggal di sekitar hutan memperoleh penghasilan yang lebih mapan. Contohnya, pasar bisa berubah dengan sangat cepat: jika pelanggan berhenti membeli hasil panen, harga akan jatuh. Dalam kasus ini, dibutuhkan tersedianya produk alternatif untuk dimakan atau dijual.
  • Dengan produk hutan, warga bisa mendapatkan uang cadangan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, seperti biaya pendidikan dan kesehatan.

Mudahkah mengumpulkan hasil hutan itu?

Hasil hutan sangatlah penting, tetapi terkadang ia sulit didapat sebab:Panen berlebihan: Kadangkala jika sebuah produk hutan memiliki harga yang tinggi atau sangat terkenal di pasaran, orang akan mengambil produk tersebut secara berlebihan.

Sehingga tidak ada lagi yang tersisa, baik untuk warga itu sendiri maupun untuk orang lain. Akses ke hutan: Kadang-kadang orang tidak dapat pergi ke hutan karena perubahan aturan hukum atau kepemilikan, atau karena letak hutan yang terlalu jauh.

Penggundulan hutan untuk perkebunan, pertambangan, bahkan pembangunan jalan: Meskipun beberapa orang memperoleh pendapatan melalui aktivitas ini, namun banyak orang lain akan kehilangan pendapatan atau cadangan makanan karenanya.

Tidak ada kepedulian: Terkadang pemerintah membuat berbagai rencana penggunaan lahan hutan di suatu daerah tanpa memikirkan peran penting hutan bagi kehidupan seluruh manusia. Rencana-rencana tersebut akan menghancurkan hasil hutan atau membuat masyarakat semakin sulit untuk memperolehnya.