Papua: Lanskap Mappi-Bouven Digoel

Lanskap Mappi-Bouven Digoel merupakan lanskap baru dalam proyek USAID. Lanskap ini mencakup hutan dataran rendah yang belum tersentuh pembangunan, yang terletak di atas teras mineral dataran rendah dan lahan gambut yang luas, rawa dan hutan mangrove di pesisir. Lanskap ini ditandai oleh sungai terbesar di Papua yaitu Sungai Digoel yang menjadi batas wilayah bagian timur lanskap ini.

PapuaTenggara telah lama direncanakan sebagai wilayah ekspansi pembangunan di bidang pertanian dan energi. Proyek MIFEE (Merauke Integrated Food and Energy Estate) yang dimulai pada masa pemerintahan SBY telah ditinjau ulang dan didukung oleh pemerintahan Jokowi. Dampak nyata dari MIFEE menyebar hingga ke luar Kabupaten Merauke, terutama di Bouven Digoel dan Kabupaten Mappi. Sejumlah wilayah telah lama dicanangkan untuk dikonversi menjadi lahan perkebunan kelapa sawit dan lahan untuk industri kertas dan bubur kertas. Kebakaran yang terjadi pada 2015 menunjukkan terjadinya perluasan perkebunan yang sedemikian cepat di Kabupaten Mappi dan Bouven Digoel. LESTARI berupaya melakukan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan lokal tentang dampak kehadiran perkebunan/konsesi pembangunan di wilayah ini.

Kegiatan Utama di Lanskap Mappi-Bouven Digoel

Inisiatif utama LESTARI di Lanskap Mappi-Bouven Digoel ini adalah menata perkebunan yang sudah ada dan perkebunan yang direncanakan guna memastikan terlaksananya konservasi hutan yang memiliki nilai konservasi dan cadangan karbon yang tinggi. Selain memperkenalkan manajemen lahan gambut dan upaya untuk mengurangi deforestasi, LESTARI akan bekerja sama dengan pihak swasta membantu melakukan kajian investasi bagi perusahaan yang baru akan beroper- asi di lanskap ini. LESTARI akan menyediakan informasi terkait pola kepemilikan dan pemanfaatan lahan, informasi komunitas dan nilai keanekaragaman hayati di wilayah konsesi. LESTARI juga bisa membantu menciptakan skenario pengembangan proposal yang bisa mengurangi dampak emisi gas rumah kaca (GHG) dan hilangnya keanekaragaman hayati sekaligus mengarahkan pembangunan ke wilayah yang dampaknya terhadap sosial-ekonomi dan budaya paling minim.

LESTARI akan mendorong pengembangan lanskap multi-fungsi, yang menjadi landasan utama bagi pendekatan lanskap.

Kegiatan advokasi dan komunikasi menjadi kegiatan penting pada lanskap ini guna mengurangi dampak dari keberadaan perkebunan kepala sawit dan industri kertas/bubur kertas. Mengingat bahwa ini merupakan bidang yang baru bagi proyek USAID, maka kegiatan utamanya di seluruh kabupaten akan meliputi antara lain: mendirikan forum pemangku kepentingan (MSF), menyusun visi lanskap yang berkelanjutan, memperbaiki rencana tata ruang melalui penyusunan dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis – Strategi Pembangunan Rendah Emisi.

Peta Lanskap Mappi-Bouven Digoel

Peta_Lanskap_Mappi_Bouvendigoel