Mempromosikan SMART sebagai Sistem Pengelolaan Database di Cagar Alam Cyclops, Papua
Jun 17, 2016

Mempromosikan SMART sebagai Sistem Pengelolaan Database di Cagar Alam Cyclops, Papua

USAID LESTARI bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi dan Sumberdaya Alam (BBKSDA) Papua melaksanakan pelatihan pengelolaan database dan praktek aplikasi SMART untuk patroli pada tanggal 12-19 Mei, 2016.

news_brief_smart Patrol_pelatihandatabase_INDUntitled-1_INDSMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) merupakan sebuah aplikasi yang dipergunakan untuk mengelola database yang terintegrasi secara langsung dengan kegiatan petugas di lapangan. Sistem ini terhubung dengan smartphone sehingga memungkinkan efektifitas pengelolaan data hasil kegiatan. Kegiatan pelatihan tersebut dihadiri oleh 46 peserta yang berasal dari BBKSDA Papua, Dinas Kehutanan Provinsi Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura,Taman Nasional Lorenz serta Masyarakat Mitra Polhut (MMP)

Sistem ini telah dipakai di beberapa kawasan di Indonesia dan mulai pada juni 2016 mulai dipergunakan di Cagar Alam Pegunungan Cyclops, Papua.

Pada saat penutupan pelatihan tersebut, Kepala Balai Besar KSDA Papua, Ir. M. Gunung Nababan menyampaikan antusiasmenya   atas kegiatan pelatihan SMART. Pak Nababan menyarankan aktifitas SMART patrol yang dilakukan di Cagar Alam Cyclops ini juga ditambahkan dengan melakukan penanaman pohon kayu keras, “Setiap personil yang masuk dengan SMART patrol bawa bibit satu batang, tanam itu di lokasi yang sudah gundul sambil berpatroli, hasilnya mungkin baru terlihat setelah 20 tahun, makanya penanaman perlu dimulai dari sekarang.”

news_brief_smart Patrol with bbksda 2_INDSebagai tindak lanjut pelatihan tersebut, Bulan Juni telah dilaksanakan kegiatan patroli rutin dengan sistem ini di tiga lokasi di kawasan Cagar Alam Cyclops, yaitu di Moy, Sereh dan Angkasa. Ketiga wilayah ini dipilih karena memang saat ini mendapatkan tekanan deforestasi yang cukup signifikan. Kehadiran Masyarakat Mitra Polhut (MMP) yang melaksanakan mandat patroli rutin dengan didampingi oleh Polhut sebagai bentuk kegiatan perlindungan yang bersifat preventif. Pemahaman diberikan kepada masyarakat yang melakukan penebangan liar maupun yang menggunakan kawasan hutan secara tidah sah. Bukan hanya pembukaan lahan, namun aktifitas lain seperti perburuan diharapkan dapat dicegah.

Keberhasilan dari kegiatan ini tidak dapat dilihat secara instan, namun perlu dilakukan dengan  kegiatan yang rutin dan dengan intensitas yang memadai, sehingga memberikan dampak yang positif. BBKSDA Papua bekerjasama dengan USAID LESTARI akan melaksanakan patroli berbasis SMART secara rutin di kawasan Cagar Alam Cyclops dan akan dievaluasi efektifitasnya secara periodik.

poaching IND

Comments

comments