Pemuda Bicara: Untuk Lingkungan, Budaya dan Siaga Bencana di Bumi Tambun Bungai
Okt 28, 2016

Pemuda Bicara: Untuk Lingkungan, Budaya dan Siaga Bencana di Bumi Tambun Bungai

LESTARI mengakui bahwa membangun kerja sama dengan komunitas-komunitas pemuda adalah salah satu langkah penting untuk menyelesaikan deforestasi, kebakaran lahan gambut dan berbagai masalah-masalah lain yang mengancam keanekaragaman hayati suatu lansekap. Tantangan-tantangan tersebut hanya dapat dilalui dengan adanya komitmen dari berbagai generasi agar tercipta konstituen konservasi yang berkelanjuan.

Pada 15 Oktober 2016, LESTARI, berkolaborasi dengan Indonesian Nature Film Society (INFIS), Mongabay Indonesia, WWF, Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), media dan komunitas pemuda lokal, mengadakan sebuah kegiatan berjudul “Pemuda Bicara: Untuk Lingkungan, Budaya dan Siaga Bencana di Bumi Tambun Bungai” di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Acara tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak muda mengenai isu terkait.

Kegiatan yang dihadiri oleh dua ratus anak muda tersebut telah sukses meningkatkan ketertarikan generasi muda pada isu lingkungan, budaya dan perubahan iklim setidaknya pada tingkat provinsi. Kegiatan tersebut juga menghadirkan pembicara-pembicara inspiratif yang merupakan tokoh pencanang metode pembukaan lahan tanpa bakar dan berbagai pembuat kebijakan lokal. Mofit Saptono Subagion, Wakil Walikota Palangka Raya, mengatakakan bahwa kegiatan tersebut merupakan cara yang efektif untuk mengkomunikasikan berbagai masalah-masalah lingkungan kepada generasi muda. Ia mengatakan, “Saya berharap kegiatan ini akan kembali diadakan di tahun-tahun selanjutnya. Partisipasi aktif dari Multi Stakeholder Forum Palangka Raya untuk mengembangkan gerakan-gerakan pemuda dalam melindungi lingkungan juga penting.” Mofit,

“Menanamkan sikap disiplin diri sejak usia muda sangat penting. Hal ini dapat membantu generasi muda seperti saya untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan. Saya percaya bahwa suara kami perlu didengar oleh para pembuat kebijakan.” – Viola Angelia Mareta, Pemenang pertama Kompetisi Penulisan Artikel “Pemuda Bicara” berjudul Membangun Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup dan Lahan Gambut di Kalimantan Tengah. Artikel pemenang dipublikasi di website Mongabay Indonesia.

 

Comments

comments