Hutan dan Mitigasi Perubahan Iklim

Apa yang dimaksud dengan mitigasi perubahan iklim?

Perubahan iklim memiliki dampak serius dalam kehidupan kita. Namun kita dapat memperlambat laju perubahan tersebut dengan mengubah kebiasaan yang ada.

Sebagai contoh, apabila manusia melestarikan hutan atau mengurangi penggunaan mobil, maka laju produksi gas rumah kaca dapat ditekan. Upaya ini dikenal dengan istilah “mitigasi perubahan iklim”.

Bagaimana keberadaan hutan dapat membantu upaya mitigasi perubahan iklim?

Keberadaan hutan penting bagi kesehatan, sumber-sumber penghidupan, dan masa depan kita.Pepohonan menyerap karbon dioksida dari udara.

Gas tersebut diubah menjadi oksigen. Penyerapan karbon dioksida membantu mengurangi keberadaan gas rumah kaca. Semakin banyak pepohonan, maka semakin banyak karbon dioksida yang diserap dari atmosfer dan disimpan untuk pertumbuhan tanaman.

Bahkan hutan gambut menyimpan karbon dioksida lebih banyak dibandingkan tipe hutan lainnya. Ketika kita menebang pohon, proses penyerapan karbon dioksida terhenti. Hal ini mengakibatkan terlalu banyak karbon dioksida di udara. Selain itu, karbon dioksida akan dilepaskan ke udara ketika pohon dibakar atau membusuk, dan juga ketika tanah gambut digali, dikeringkan atau dibakar.

Penggundulan hutan dan pembakaran gambut menjadi kontributor utama dalam perubahan iklim. Oleh sebab itu, pelestarian hutan perlu dilakukan demi menjaga masa depan kita sendiri.

Perubahan iklim terjadi karena terlalu banyak gas rumah kaca di atmosfer, seperti karbon dioksida. Gas rumah kaca berasal dari kendaraan, motor, pabrik, penggunaan energi listrik, pertanian, penggundulan hutan, dan pembakaran gambut.

Tetapi, bagaimana jika kita perlu membuka hutan demi memperoleh penghasilan?

Banyak orang percaya bahwa mereka perlu membuka hutan untuk memperoleh uang. Orang membuka hutan demi berbagai
alasan:

  • Untuk menanam tanaman pangan atau mengambil kayu untuk dikonsumsi atau dijual.
  • Untuk membangun perkebunan, seperti kelapa sawit, kopi, kakao, karet, atau tebu.
  • Untuk membuka pertambangan.
  • Untuk membangun jalan dan perkotaan.

Kadangkala hal tersebut sekilas tampak sebagai satu-satunya cara memperoleh penghasilan atau makanan. Namun sejatinya, kita tetap dapat memperoleh penghasilan sambil sedikit berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan iklim.