Dampak Perubahan Iklim

Pola cuaca adalah bagian penting dalam kehidupan kita. Pola ini memengaruhi tanaman pangan kita, air yang kita gunakan, tempat tinggal, aktivitas dan kesehatan kita. Oleh karena itu, perubahan iklim benar-benar berdampak serius bagi kehidupan kita.

Tidak seorang pun yang tahu dengan pasti kenyataan yang akan terjadi di masa depan. Tetapi para ahli dapat menggunakan ilmu pengetahuan untuk memberi gambaran tentang bagaimana iklim akan berubah jika kita terus melakukan perbuatan yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim, seperti menggunduli hutan, menghamburkan energi, dan menerapkan sistem pertanian yang buruk.

Bagaimana iklim akan berubah di Indonesia?

  1. Musim kemarau yang lebih panas dan berkepanjangan, termasuk gelombang panas.
  2. Hujan yang berkurang di musim kemarau, dengan kekeringan yang parah.
  3. Curah hujan yang berlebih di musim penghujan.
  4. Naiknya permukaan air laut.

Mengapa perubahan iklim harus dirisaukan?

PERTANIAN Banyak orang di Kalimantan sangat bergantung pada budidaya pertanian untuk mendapatkan sumber makanan atau penghasilan, baik dengan menanam sendiri tanamannya maupun menjadi pekerja di perkebunan.

Jika perubahan iklim terjadi, maka …

  • Hasil panen menurun, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Sebagian tanaman mungkin akan hancur, sehingga semakin sulit menghasilkan tanaman pangan yang baik.
  • Tingkat kesuburan sebagian tanah berkurang sehingga tidak dapat digunakan sebagai lahan pertanian. Petani akan semakin sulit mendapatkan makanan. Sebagian warga terpaksa harus pindah ke tempat lain.
  • Petani-petani mungkin harus berebut untuk menanam di lahan yang subur.

HUTAN Sebagian besar wilayah Kalimantan terdiri dari hutan. Hutan menghasilkan makanan, kayu, dan produk-produk lainnya, seperti rotan. Hutan juga membantu mencegah terjadinya polusi air, dan menghambat erosi tanah. Hutan membantu menyimpan pasokan air karena hutan menyerap air hujan pada musim penghujan dan melepaskannya di saat musim kemarau. Hutan merupakan rumah bagi banyak hewan liar, burung, berbagai tanaman, dan serangga. Keanekaragaman hayati ini sangatlah penting bagi sistem alami yang membuat lingkungan berfungsi.

Terjadinya perubahan iklim akan memperburuk kondisi hutan …

Jumlah makanan dan produk hutan akan menurun. Manusia yang menjual hasil hutan akan semakin merugi

Fungsi hutan sebagai pengatur sistem hidrologi dan penyaring air akan menjadi lemah.

Kuantitas air tanah akan berkurang dan kualitas air pun akan menurun.

Dengan berkurangnya keanekaragaman hayati, sistem alami tidak akan berjalan secara efektif. Tanaman akan semakin menderita karena perubahan iklim meningkatkan jumlah hama dan penyakit.

PERIKANAN Di Kalimantan, budidaya perikanan penting sebagai mata pencaharian dan sumber makanan. Jika persediaan air berkurang dan suhu air laut memanas, maka jumlah ikan akan menurun. Para nelayan pun akan sulit memperoleh makanan dan penghasilan.

PENYAKIT Karena kondisi lingkungan yang semakin panas dan bertambah lembab, penyakit seperti malaria akan lebih mudah menyebar. Penyakit pada tanaman juga akan menyebar dan menghancurkan pertanian.

PESISIR PANTAI Di Kalimantan, daerah yang berbatasan langsung dengan garis laut begitu luas. Ketika permukaan air laut naik, air asin akan memasuki daratan, merusak lahan pertanian dan ekosistem. Petani pun akan kesulitan membudidayakan tanaman dan menghasilkan uang.