Workshop “Penyusunan Laporan dan Rencanan Tindak Lanjut Pasca Penilaian Efektivitas Pengelolaan SM.Rawa Singkil Menggunakan METT
Apr 28, 2016

Workshop “Penyusunan Laporan dan Rencanan Tindak Lanjut Pasca Penilaian Efektivitas Pengelolaan SM.Rawa Singkil Menggunakan METT

BKSDA memiliki amanah untuk meningkatkan Nilai METT menjadi 70% sehingga perlu diidentifikasi aspek atau komponen yang mana di METT yang memiliki bobot nilai tinggi,demikian arahan Bapak Genman Hasibuan selaku Kepala BKSDA Aceh saat memberikan arahan dan membuka Workshop “Penyusunan Laporan dan Rencanan Tindak Lanjut Pasca Penilaian Efektivitas Pengelolaan SM.Rawa Singkil Menggunakan METT ” di Banda Aceh 26-27 April 2016.

Apakah itu METT? METT (Management Effectiveness Tracking Tools) adalah alat untuk mengukur efektivitas pengelolaan kawasan konservasi yang banyak digunakan di dunia. Lestari Leuser melalui mitra konsorsiumnya WCS telah memfasilitasi workshop selama 2 hari tersebut dengan tujuan untuk penyusunan laporan dan rencana tindak lanjut pengelolaan SM.Rawa Singkil,salah satu kawasan di Aceh yang sudah dinilai menggunakan METT.

Ada berbagai alasan penting mengapa kawasan konservasi harus dinilai diantaranya adalah sebagai alat bantu evaluasi, menjaga akuntabilitas, meningkatkan komitmen internasional, serta meningkatkan kepedulian dan dukungan dari para pihak terhadap kawasan.

Comments

comments